Manchester United berencana membangun kembali area Trafford Park dengan harapan meningkatkan perekonomian Inggris sebesar 7,3 miliar poundsterling. Namun, rencana ini menuai keraguan terkait kemampuan klub dalam menarik lebih dari 20.000 turis asing setiap minggu untuk mengisi stadion baru dan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal. Kritikus seperti Stefan Borson menyoroti tantangan besar dalam merealisasikan target tersebut, termasuk keberlanjutan proyek senilai 2 miliar poundsterling.
Dalam pembahasan terkait rencana besar Manchester United, Stefan Borson mempertanyakan validitas klaim bahwa proyek ini dapat meningkatkan perekonomian Inggris hingga 7,3 miliar poundsterling. Menurutnya, kesuksesan rencana ini sangat bergantung pada kemampuan klub untuk menarik turis asing dalam jumlah besar. Dengan tambahan 25.000 kursi di stadion baru, dibutuhkan strategi efektif untuk membujuk penggemar internasional tidak hanya hadir ke pertandingan tetapi juga menginap di wilayah Manchester atau tempat lain di Inggris.
Borson melanjutkan bahwa pengeluaran para turis asing ini diharapkan jauh lebih tinggi dibanding suporter lokal. Namun, ia ragu apakah ada cukup banyak turis yang bersedia datang secara konsisten setiap minggu untuk memenuhi target pendapatan miliaran poundsterling. Selain itu, dia juga menyoroti ketidakjelasan cara Manchester United mendanai proyek stadion bernilai 2 miliar poundsterling ini.
Dari sudut pandang analisis, rencana ini masih dipertanyakan mengenai realisasinya di lapangan, baik dari sisi ekonomi maupun finansial.
Dari perspektif seorang jurnalis, laporan ini memberikan pelajaran penting tentang bagaimana proyek ambisius sering kali menghadapi tantangan nyata dalam implementasi. Rencana Manchester United mencerminkan aspirasi besar, namun juga menunjukkan pentingnya perencanaan matang dan evaluasi kritis sebelum melangkah lebih jauh. Ini menjadi pengingat bahwa setiap langkah besar harus didukung oleh data yang kuat dan strategi yang realistis.