Pada musim panas 2025, Manchester United berencana untuk melakukan pembaruan besar-besaran terhadap skuadnya. Manajemen klub yang dipimpin oleh Sir Jim Ratcliffe bertujuan untuk menyeimbangkan anggaran keuangan dengan mengurangi beban gaji para pemain. Beberapa nama besar yang tidak lagi dibutuhkan dalam strategi manajer Ruben Amorim akan dilepaskan secara gratis, termasuk Christian Eriksen, Victor Lindelof, dan Jonny Evans. Ini adalah tindakan lanjutan dari upaya sebelumnya untuk memangkas pengeluaran gaji yang terlalu tinggi.
Situasi finansial Manchester United telah menjadi perhatian utama setelah kepemilikan baru oleh Ratcliffe. Sebelumnya, Setan Merah dikenal boros dalam memberikan kontrak dengan bayaran besar kepada para pemainnya, sehingga mereka menjadi salah satu tim dengan pengeluaran tertinggi di Premier League. Dalam upaya reformasi ini, beberapa pemain yang mendapatkan bayaran besar namun minim kontribusi sudah mulai dikeluarkan dari Old Trafford.
Tahun lalu, Anthony Martial dan Raphael Varane menjadi korban pertama dari kebijakan tersebut, ketika kontrak mereka tidak diperpanjang pada Juni 2024. Sekarang, fokus beralih ke pemain lain seperti Christian Eriksen, Victor Lindelof, dan Jonny Evans, yang juga tidak masuk dalam rencana jangka panjang klub.
Khusus untuk Christian Eriksen, mantan gelandang Tottenham Hotspur ini tampaknya tidak akan kesulitan mencari peluang baru. Ajax Amsterdam, klub asal Belanda tempat ia memulai karier profesionalnya pada tahun 2010, telah menyatakan minat untuk membawa pulang pemain berusia 33 tahun ini. Direktur Ajax Marijn Beuker bahkan telah mengonfirmasi bahwa mereka ingin melanjutkan hubungan kerja sama dengan Eriksen.
Dengan langkah ini, Manchester United berharap dapat menciptakan skuad yang lebih kompak serta efisien secara finansial. Kebijakan baru ini juga mencerminkan komitmen klub untuk kembali bersaing di level tertinggi sepak bola Inggris maupun Eropa.
Upaya Manchester United untuk merampingkan tim menuju musim depan menunjukkan dedikasi mereka dalam membangun fondasi yang kuat. Dengan melepaskan pemain-pemain yang tidak lagi relevan, klub berharap dapat menarik talenta muda serta mempertahankan inti tim yang solid. Hal ini diharapkan dapat membawa Setan Merah kembali ke jalur kesuksesan dalam waktu dekat.