Sebuah perkembangan signifikan muncul dalam kontroversi yang melibatkan bintang Korea Selatan, Kim Soo-hyun. Pengacaranya, Kim Jong-bok dari firma hukum LKB & Partners, mengumumkan bahwa mereka telah memperjuangkan tuntutan sebesar 12 miliar won kepada pihak-pihak yang menuduh kliennya terlibat dalam hubungan asmara ilegal dengan aktris almarhum Kim Sae-ron. Gugatan ini juga mencakup keluarga mendiang, serta operator kanal YouTube HoverLab dan individu yang mengaku sebagai bibi korban. Tindakan hukum ini dilakukan setelah Kim Soo-hyun membantah semua tuduhan secara gamblang dan menyatakan bahwa bukti-bukti yang dikemukakan oleh pihak lawan telah direkayasa.
Pada hari Senin (31/3/2025), Kim Soo-hyun memberikan pernyataan publik pertamanya untuk menjernihkan kebenaran di balik berbagai dugaan yang beredar selama beberapa pekan terakhir. Dalam acara tersebut, dia menegaskan bahwa tidak ada hubungan apa pun yang bersifat romantis antara dirinya dan Kim Sae-ron saat aktris tersebut masih di bawah umur. Selain itu, ia menyangkal klaim bahwa meninggalnya Kim Sae-ron disebabkan oleh tekanan finansial dari agensinya.
Soo-hyun juga menyoroti ketidakabsahan bukti-bukti yang dikemukakan oleh keluarga Kim Sae-ron, termasuk foto-foto dan percakapan KakaoTalk. Menurut analisis independen, beberapa informasi tersebut telah dimodifikasi secara digital untuk menciptakan kesan yang salah. Misalnya, timestamp pada beberapa foto dan video telah diubah, sementara pesan-pesan dalam aplikasi chatting tampaknya telah diedit agar terlihat seperti percakapan asli.
Dalam pernyataannya, Kim Soo-hyun menekankan pentingnya verifikasi independen atas semua bukti yang diajukan. Ia menyatakan siap menerima kritik atas tindakan-tindakan yang memang dilakukannya, namun menolak keras tuduhan yang tidak benar. Aktor ternama ini juga mengungkapkan penyesalan atas dampak negatif kontroversi ini terhadap karier dan reputasinya di industri hiburan Korea Selatan.
Sejak awal Maret lalu, nama Kim Soo-hyun menjadi sorotan utama setelah sebuah kanal YouTube dan keluarga Kim Sae-ron menuduhnya melakukan pinjaman uang kepada sang aktris, yang kemudian ditagih kembali meskipun kondisi korban sedang menghadapi kesulitan finansial pasca insiden DUI pada tahun 2022. Hal ini memicu spekulasi luas di kalangan masyarakat.
Kontroversi ini menunjukkan betapa rumitnya situasi yang dihadapi para selebriti di bawah sorotan media. Upaya hukum yang dilakukan oleh tim Kim Soo-hyun bertujuan untuk mengklarifikasi fakta dan mempertahankan integritas profesionalnya di dunia hiburan. Dengan langkah-langkah konkret seperti gugatan besar ini, harapannya adalah untuk memastikan bahwa keadilan dapat dipertimbangkan dengan cara yang adil dan transparan.
Melalui aksi hukum yang diambil, Kim Soo-hyun berharap dapat menyelesaikan masalah ini secara damai dan meyakinkan publik akan kebenaran di balik setiap tuduhan. Di tengah tantangan yang mengancam karier dan reputasinya, aktor berbakat ini tetap berpegang teguh pada prinsip kejujuran dan tanggung jawab moral. Langkah ini juga menunjukkan komitmennya untuk menjaga integritas di dunia hiburan Korea Selatan yang sering kali dipenuhi spekulasi dan isu-isu sensasional.