Dalam setiap detik kehidupan, ada makna yang tersembunyi. Bagi Ida Nurlela, momen-momen terakhir bersama suaminya menjadi bukti bahwa cinta tak selalu tentang kata-kata manis, melainkan tindakan nyata. Dengan sikap tegar yang ia tunjukkan, Ida membuktikan bahwa pengorbanan adalah inti dari sebuah pernikahan sejati.
Ia menceritakan bagaimana ia merawat Mat Solar hingga napas terakhirnya dengan sepenuh hati. Setiap sentuhan, setiap doa, dan setiap harapan menjadi simbol cinta yang mendalam. Meskipun rasa sedih pasti hadir, Ida memilih untuk tidak menangis karena ia percaya bahwa Mat Solar telah menerima yang terbaik dari hidupnya.
Berada di sisi seseorang saat mereka meninggalkan dunia ini adalah pengalaman yang sulit dilukiskan dengan kata-kata. Namun, bagi Ida, momen tersebut justru menjadi pelajaran berharga tentang arti keikhlasan. Ia menyadari bahwa setiap manusia akan meninggalkan dunia dengan caranya sendiri, dan tugas keluarga adalah memberikan ketenangan hingga detik terakhir.
Sikap Ida yang menerima kepergian suaminya dengan lapang dada menjadi inspirasi bagi banyak orang. Ia menjelaskan bahwa keikhlasan bukanlah sesuatu yang mudah dicapai, namun melalui doa-doa yang tulus, ia berhasil melewati masa sulit tersebut. “Saya selalu berdoa agar diberi kekuatan, dan Tuhan mendengarkan,” ungkapnya dengan nada yang penuh keyakinan.
Cinta sejati bukan hanya soal kebahagiaan, tetapi juga tentang bagaimana seseorang bisa saling mendukung dalam segala situasi. Ida Nurlela membuktikan bahwa cinta itu tidak kenal batasan waktu maupun ruang. Bahkan saat Mat Solar sudah tidak lagi bersamanya secara fisik, cinta yang mereka bangun selama bertahun-tahun tetap menjadi penguat bagi jiwa Ida.
Ia bercerita bahwa setiap malam sebelum Mat Solar meninggal, ia selalu duduk di samping tempat tidur suaminya, memegang tangannya erat-erat, dan berbisik doa-doa untuk kesembuhan. Meskipun hasilnya tidak sesuai harapan, Ida tetap bersyukur karena ia telah memberikan semua yang terbaik untuk suaminya.
Kisah Ida Nurlela bukan hanya tentang kehilangan, tetapi juga tentang bagaimana seseorang bisa menjaga nilai-nilai kekeluargaan di tengah badai kehidupan. Ia ingin mengajarkan kepada anak-anaknya bahwa cinta harus disertai dengan tanggung jawab dan pengorbanan. Tidak ada hal yang lebih penting daripada menjaga hubungan dengan pasangan hingga titik terakhir.
Ida juga berharap bahwa kisahnya dapat menjadi teladan bagi generasi muda. Dalam era modern yang serba cepat, dimana hubungan sering kali dilupakan oleh kesibukan, Ida menekankan pentingnya komunikasi dan kasih sayang sebagai fondasi rumah tangga yang kuat. “Cintailah dengan sepenuh hati, meskipun kadang harus melepaskan dengan ikhlas,” tuturnya dengan nada bijaksana.