Pasar
Pengurangan Penggunaan Batu Bara Menjadi Tren Global
2025-04-03

Transformasi energi global semakin terlihat dengan penurunan pembangunan pembangkit listrik berbasis batu bara. Data dari Global Energy Monitor menunjukkan bahwa produksi kapasitas listrik baru yang berasal dari batu bara mencapai titik terendah dalam dua dekade terakhir. Laporan ini mengungkapkan bahwa tren ini menjadi indikator penting bagi masa depan sumber daya energi dunia. Meskipun demikian, penggunaan batu bara di beberapa negara seperti China dan India masih mendominasi konsumsi global.

Di Asia Tenggara, pergeseran pola energi juga mulai terlihat. Negara-negara seperti Indonesia, Malaysia, Filipina, dan Vietnam telah membuat komitmen untuk mengurangi ketergantungan pada batu bara. Badan Energi Internasional (IEA) memperkirakan permintaan batu bara akan stabil hingga tahun 2027, seiring dengan penurunan penggunaannya di negara maju yang setara dengan pertumbuhan di negara berkembang. Transisi ini terutama dipimpin oleh upaya-upaya besar dari China, yang menyumbang sepertiga dari seluruh konsumsi batu bara dunia, untuk mengurangi ketergantungannya pada sumber daya fosil tersebut.

Komitmen global untuk menjaga stabilitas iklim melalui pengurangan penggunaan batu bara adalah langkah yang sangat diperlukan. Dengan adanya kesepakatan internasional seperti Perjanjian Iklim Paris, negara-negara diharapkan dapat mempercepat transisi menuju energi bersih. Ini bukan hanya soal lingkungan, tetapi juga tentang membuka peluang ekonomi baru melalui investasi di teknologi ramah lingkungan dan penciptaan lapangan kerja di sektor energi terbarukan. Melalui kolaborasi internasional yang kuat, harapan untuk masa depan yang lebih hijau semakin nyata.

More Stories
see more