Petinju profesional asal Amerika Serikat, Jermall Charlo, sedang mempersiapkan langkah besar untuk menjadi juara dunia di tiga divisi berbeda. Saat ini, ia berkompetisi di kelas menengah super (76,2 kg), yang dikuasai oleh Saul Canelo Alvarez. Karir Charlo dimulai pada tahun 2008 dan telah membawa banyak prestasi, termasuk gelar juara dua divisi sebelumnya—kelas welter super dan menengah. Dengan rekam jejak impresif dari 33 pertandingan tanpa kekalahan, ia kini fokus untuk melanjutkan perjalanannya setelah hiatus selama 18 bulan. Pertarungan comebacknya akan menghadapinya melawan Thomas LaManna pada akhir Mei 2025.
Charlo, lahir pada 19 Mei 1990 di Houston, Texas, memulai karir tinjunya dengan kemenangan KO dominan atas Cornelius Bundrage pada tahun 2015. Kemenangan tersebut menjadikannya juara dunia di kelas welter super. Ia kemudian berhasil mempertahankan gelarnya beberapa kali, termasuk penghentian kuat atas Julian Williams pada Desember 2016. Dilatih oleh Ronnie Shields, Charlo terus meningkatkan performanya hingga meraih gelar WBC di kelas menengah, menambah daftar kemenangannya melawan para lawan tangguh seperti Sergiy Derevyanchenko, Matt Korobov, dan Hugo Centeno Jr.
Kehadiran Charlo di kelas menengah super adalah tonggak penting dalam karirnya. Setelah waktu istirahat selama lebih dari satu tahun, ia menyatakan kesiapan penuh untuk babak baru ini. "Saya sudah membangun kembali fokus saya dan siap untuk tantangan besar," ungkapnya. Di bawah arahan pelatihnya, ia menargetkan tidak hanya comeback yang sukses, tetapi juga memperkuat posisinya sebagai ancaman serius bagi para juara di divisi tersebut.
Dalam pertarungan comebacknya nanti, Charlo akan menghadapi Thomas LaManna, petinju yang telah lama mendapatkan reputasi di wilayah timur laut AS. Meskipun LaManna bukanlah nama besar di kancah internasional, ia tetap menjadi ujian penting bagi Charlo karena pengalaman luasnya melawan berbagai lawan tangguh. Ini akan menjadi kesempatan bagi Charlo untuk menunjukkan kemampuannya setelah periode vakum yang cukup panjang.
Beragama Kristen, Charlo sering kali mengungkapkan keyakinannya sebagai sumber inspirasi dalam hidup dan olahraga. Melalui media sosial, ia juga rutin membagikan pesan-pesan motivasi kepada penggemarnya. Tinggi 183 cm dan berat badan yang bervariasi antara 72-76 kg, Charlo memiliki postur ideal untuk kompetisi di kelas menengah super.
Masa depan Charlo di tinju tampak cerah. Dengan tekad untuk merebut gelar juara tiga divisi, ia telah menyiapkan strategi yang matang bersama timnya. Ketika dia melangkah kembali ke ring pada akhir Mei 2025, semua mata akan tertuju padanya. Para penggemar tinju berharap bahwa perjalanan ini akan membawa Charlo ke puncak kesuksesan yang baru, menandai awal era baru dalam karir tinjunya.