Gaya Hidup
Posisi Duduk Saat Buang Air Kecil: Manfaat bagi Pria dan Dampaknya pada Kesehatan
2025-03-30

Dalam penelitian terbaru, posisi saat buang air kecil ternyata memiliki pengaruh besar terhadap kesehatan pria. Studi menunjukkan bahwa cara konvensional pria untuk buang air kecil berdiri mungkin tidak seoptimal yang diperkirakan. Di beberapa negara seperti Jerman, mayoritas pria telah mengadopsi kebiasaan buang air kecil dengan duduk. Sebuah survei dari YouGov yang melibatkan 13 negara membuktikan bahwa sekitar 60 persen pria di Jerman lebih memilih posisi duduk dibandingkan berdiri, sedangkan di Amerika Serikat dan Singapura, angka tersebut jauh lebih rendah.

Pilihan gaya hidup ini ternyata didukung oleh para ahli urologi yang menyatakan bahwa buang air kecil dalam posisi duduk dapat memberikan manfaat kesehatan yang signifikan. Menurut laporan dari Gerald Collins dari Alexandra Hospital, posisi ini mempercepat proses buang air kecil serta membuat pengosongan kandung kemih lebih efisien. Hal ini dikarenakan tubuh berada dalam kondisi rileks ketika duduk. Selain itu, buang air kecil dengan duduk juga lebih higienis karena risiko percikan urine berkurang drastis. Secara umum, metode ini sangat direkomendasikan khususnya bagi mereka yang mengalami masalah prostat.

Pentingnya menjaga kesehatan sistem kemih semakin meningkat seiring bertambahnya usia seseorang. Para peneliti menemukan bahwa sekitar 90 persen pria di atas usia 80 mengalami pembesaran prostat, yang dapat menyebabkan kesulitan dalam mengosongkan kandung kemih sepenuhnya. Ini dapat memicu komplikasi serius seperti infeksi saluran kemih atau bahkan batu ginjal. Oleh karena itu, para ahli merekomendasikan agar pria mulai membiasakan diri menggunakan posisi duduk sejak dini untuk mencegah potensi masalah kesehatan di masa depan. Keputusan sederhana ini bisa menjadi langkah penting menuju gaya hidup yang lebih sehat dan aman.

More Stories
see more