Mahasiswa calon jurusan kedokteran perlu mengetahui biaya pendidikan di lima perguruan tinggi negeri (PTN) di Pulau Sumatera. Terutama bagi mereka yang mendaftar melalui jalur mandiri, pemahaman tentang struktur biaya sangat penting untuk memastikan kelancaran studi hingga lulus. Artikel ini memberikan gambaran lengkap mengenai UKT dan biaya tambahan lainnya yang diterapkan oleh universitas tersebut.
Di tengah gugusan institusi pendidikan tinggi di Sumatera, ada beberapa universitas ternama yang menawarkan program studi kedokteran dengan biaya bervariasi. Universitas Andalas (Unand), misalnya, menetapkan biaya sebesar Rp14.500.000 per semester melalui jalur mandiri, sementara uang sumbangan hanya Rp100.000.
Pada Universitas Sriwijaya (Unsri), tarif Unit Keuangan Tetap (UKT) berfluktuasi mulai dari Rp500.000 hingga Rp20.000.000 tergantung pada kategori mahasiswa. Universitas Syiah Kuala (USK) juga memiliki sistem UKT serupa dengan rentang Rp500.000 hingga Rp21.000.000.
Universitas Sumatera Utara (USU) menawarkan opsi UKT lebih fleksibel, mulai dari Rp500.000 hingga Rp32.500.000, serta Iuran Pengembangan Institusi (IPI) sebesar Rp75.000.000. Sementara itu, Universitas Riau (Unri) mengharuskan mahasiswa membayar uang pangkal sebesar Rp200 juta secara satu kali pembayaran, ditambah UKT berkisar antara Rp500.000 hingga Rp23.400.000.
Dengan informasi ini, calon mahasiswa dapat merencanakan keuangan mereka lebih baik dan memilih institusi yang sesuai dengan kemampuan ekonomi.
Sebagai calon mahasiswa atau orang tua, artikel ini memberikan wawasan bahwa investasi dalam pendidikan kedokteran tidak hanya soal minat akademis tetapi juga pertimbangan finansial jangka panjang. Penting untuk mencari beasiswa atau skema dukungan lain agar peluang belajar tidak dibatasi oleh faktor ekonomi. Melalui perencanaan yang matang, mimpi menjadi dokter tetap bisa terwujud meski tantangan biaya cukup besar.