Berita
Pesan Penting Habib Rizieq kepada Wakil Menteri Ketenagakerjaan
2025-04-02

Dalam sebuah pertemuan yang berlangsung di Jakarta, Imam Besar Front Persaudaraan Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab, menyampaikan pesan serius kepada Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer. Isu utama yang menjadi perhatian keduanya adalah tingginya angka pengangguran di Indonesia. Menurut Habib Rizieq, kondisi ini telah mencapai titik kritis dan memerlukan tindakan mendesak dari pemerintah. Pertemuan ini tidak hanya membahas masalah ketenagakerjaan tetapi juga menunjukkan sinergi antara tokoh agama dan pejabat negara dalam menghadapi tantangan sosial.

Pada Rabu siang (2/4/2025), di HRS Center yang terletak di Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Habib Rizieq secara terbuka menegaskan pentingnya upaya maksimal untuk mengatasi persoalan pengangguran. Ia menyoroti bahwa banyak perusahaan bangkrut serta fenomena PHK yang meluas telah membuat situasi semakin buruk. "Situasi ini bukan hanya soal ekonomi, tapi juga dampak sosial yang signifikan bagi masyarakat," ujar Habib Rizieq saat menyampaikan pandangannya di hadapan ratusan jemaah.

Di sisi lain, Immanuel Ebenezer tampak sangat fokus mendengarkan setiap kata yang disampaikan oleh Habib Rizieq. Sebagai seorang pejabat yang memiliki tanggung jawab besar terhadap kebijakan tenaga kerja, Noel—julukan akrabnya—mengungkapkan bahwa pertemuan ini sudah direncanakan sejak lama. Noel juga memberikan apresiasi kepada Habib Rizieq sebagai salah satu tokoh penting di Indonesia. Menurutnya, jika ada lebih banyak pemimpin seperti Habib Rizieq, maka Indonesia dapat menjalani transformasi besar.

Sebagai informasi tambahan, Immanuel Ebenezer dikenal sebagai figur yang aktif dalam berbagai gerakan politik nasional. Ia pernah menjabat Ketua Umum Jokowi Mania (Joman) sebelum beralih menjadi Ketua Umum Prabowo Mania. Sementara itu, Habib Rizieq sendiri dikenal sebagai kritikus tajam terhadap beberapa kebijakan pemerintahan sebelumnya.

Hasil diskusi ini diharapkan dapat menjadi pijakan nyata bagi implementasi strategi baru dalam penyelesaian masalah ketenagakerjaan. Selain itu, kolaborasi antara tokoh agama dan pejabat negara ini menunjukkan komitmen bersama untuk menciptakan perubahan positif di tengah masyarakat. Dengan langkah-langkah konkret, diharapkan angka pengangguran dapat dikendalikan dan masa depan generasi muda Indonesia menjadi lebih cerah.

More Stories
see more