Gaya Hidup
Kepergian Legenda: Ray Sahetapy Meninggalkan Warisan Besar dalam Dunia Seni
2025-04-02

Pada malam hari di awal bulan April 2025, dunia hiburan Tanah Air kehilangan salah satu tokoh besar yang dikenal luas atas kontribusinya di bidang perfilman dan seni peran. Aktor senior Ray Sahetapy berpulang pada usia 68 tahun setelah sebelumnya menghadapi tantangan kesehatan akibat serangan stroke. Berita ini diumumkan oleh keluarganya melalui media sosial, menyampaikan kesedihan mendalam serta memohon doa dari masyarakat luas.

Ritual Perpisahan Seorang Ikon Nasional

Pada Rabu (2/4/2025), kabar duka terkait kepergian aktor legendaris Ray Sahetapy menyebar luas. Dalam unggahan putranya, Rama Sahetapy, disebutkan bahwa ayah mereka meninggal dunia pada pukul 21.04 WIB di Jakarta. Tubuh almarhum saat ini disemayamkan di kompleks Rumah Duka Sentosa Blok C, tepatnya di RSPAD Gatot Subroto, pusat ibu kota.

Berawal dari Donggala, Sulawesi Tengah, Ray Sahetapy menjelma menjadi salah satu nama besar di industri film dan teater Indonesia. Dia dikenal karena kemampuan akting luar biasa serta komitmennya terhadap seni. Beberapa karya ikoniknya mencakup film "Pengkhianatan G30S/PKI" (1984), "Tjoet Nja’ Dhien" (1988), dan bahkan produksi internasional seperti "The Raid" (2011). Di panggung teater, dia juga berkolaborasi dengan kelompok ternama seperti Teater Populer dan Teater Koma.

Tahun-tahun terakhir hidupnya tidak lepas dari cobaan kesehatan. Pada Juli 2023, putranya, Rama, mengabarkan bahwa Ray harus menjalani istirahat total setelah mengalami serangan stroke. Meskipun begitu, warisan Ray tetap abadi sebagai inspirasi bagi banyak generasi penerus.

Dengan kepergiannya, dunia perfilman nasional kehilangan sosok penting yang telah memberikan sumbangan besar. Dedikasi dan talentanya akan selalu dikenang dalam sejarah seni pertunjukan Tanah Air.

Sebagai jurnalis yang menyaksikan momen ini, saya merasa tersentuh oleh jejak kaki Ray Sahetapy dalam industri hiburan. Keberanian dan keteguhan karakternya dalam menghadapi berbagai peran mengajarkan kita tentang arti profesionalisme dan ketulusan. Semoga cerita hidupnya dapat menginspirasi lebih banyak insan untuk berdedikasi penuh kepada hasrat dan bakat mereka, sehingga warisan positif dapat terus berkembang meski waktu tak lagi memihak. Selamat jalan, Ray Sahetapy—legenda abadi yang takkan dilupakan.

More Stories
see more